-->

Follow by Email

Selasa, 21 Mei 2013

Tips Upgrade Memory Laptop dan Komputer



Tips Upgrade Memory Laptop dan Komputer - Di dalam sebuah komputer desktop (PC) atau laptop, memory atau RAM (Random Access Memory) sangat berperan dalam kinerja dan performa komputer. Kali ini kita akan mengenal sedikit lebih dalam apa itu memory / RAM (Random Access Memory) dan mengenal jenis RAM seperti DDR, DDR2 dan DDR3 SDRAM, serta tips mengupgrade RAM secara benar.

RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory, yaitu jenis memori yang bersifat volatile (dapat ditambah, diubah dan dihapus). Kebalikannya adalah ROM (Read Only Memory) yang bersifat non-volatile atau tidak dapat ditambah, diubah maupun dihapus.

Bentuk-bentuk ROM antara lain chip EEPROM. Dikatakan volatile karena setelah komputer direstart misalnya, data yang tersimpan dalam RAM akan hilang. Sementara, data dalam ROM (non-volatile) masih tetap tersimpan. Pada sebuah komputer, RAM (Random Access Memory) atau Memory merupakan perangkat untuk tempat menyimpan data yang diakses oleh Processor / CPU (Central Processing Unit). Data yang ada di RAM bisa diakses secara acak dengan kecepatan yang sama, sehingga di sebut Random (acak). Data yang tersimpan di RAM bersifat sementara, karena hanya akan ada jika ada listrik atau saat komputer menyala dan akan hilang jika komputer mati.

Pada dasarnya semakin besar kapasitas RAM, semakin cepat sebuah proses dilakukan,  karena CPU/processor dapat memproses lebih banyak data. Data yang ada di memory Laptop/Komputer bisa diakses jauh lebih cepat daripada yang ada di hardisk, untuk DDR2 SDRAM saja bisa lebih cepat 40 sampai 100 kali dibanding akses ke hardisk, dan untuk jenis DDR3 bisa 100 sampai 300 kali lebih cepat dibanding akses ke hardisk ( sebagai gambaran, akses Hardisk SATA sampai saat ini transfer rate tertinggi sekitar 80 -100 MB/s sedangkan USB 2.0 antara 10MB/s sampai 20 MB/s).

Jenis memory RAM (Random Access Memory)
Saat ini kebanyakan komputer sudah menggunakan Memory jenis DDR3 (sebagian lagi jenis DDR2). Sebelum tahun 2002, masih populer komputer menggunakan memory jenis Single Data Rate (SDR) SDRAM. Tetapi seiring dengan perkembangan teknologi, penggunaannya mulai digantikan oleh DDR (Double Data Rate), mulai dari DDR1, DDR2 dan sekarang yang banyak beredar adalah DDR3. DDR secara teori mampu melakukan transfer rate 2X lebih cepat daripada SDRAM. Perkembangan memory RAM dari yang sebelumnya dan versi terbaru umumnya mempunyai data rate yang lebih tinggi dan memerlukan daya yang lebih rendah. DDR2 secara teori mempunyai data rate 2x dengan spesifikasi yang sama dibanding DDR1. DDR3 juga mempunyai keunggulan dibanding DDR2, seperti performa yang lebih tinggi pada power/daya yg lebih kecil, bandwidth yang lebih tinggi, latensi yang lebih unggul.

Masing-masing jenis RAM tersebut tidak saling kompatibel dan didesign dengan slot yang berbeda, sehingga kalau kita keliru memasang, misalnya seharusnya komputer/laptop menggunakan memory jenis DDR1, kita pasang memory jenis DDR2 maka secara otomatis tidak akan masuk ke slotnya.

Jenis memori RAM juga bermacam-macam dari sudut cara kerja dan desainnya (module). Laptop/notebook menggunakan Jenis module SODIMM (Small Outline Dual Inline Memory Module) (memori DDR-SDRAM, DDR2-SDRAM atau DDR3-SDRAM). Jadi, bila Anda ingin membeli memori RAM untuk notebook, pilih tipe SODIMM dari jenis DDR-SDRAM, DDR2-SDRAM atau DDR3-SDRAM, tergantung yang digunakan di laptop Anda. Jadi jangan salah membeli memory RAM untuk personal computer (PC) untuk dipasang di laptop, karena bentuk memory RAM untuk laptop desainnya lebih kecil dibanding memory personal computer (PC).

Pertimbangan Upgrade Memory (RAM)
Upgrade memory biasanya dilakukan karena adanya kebutuhan untuk menambah kinerja komputer/laptop dan karena adanya persyaratan yang harus dipenuhi untuk menginstall software tertentu. Sebagai contoh bila sedang menggunakan aplikasi yang berat seperti pengolah video/audio/grafik/game mengharuskan ukuran memory minimum operation untuk software bisa berjalan lebih mulus dan normal.

Penambahan Memory biasanya akan meningkatkan performa komputer/laptop secara signifikan, tapi perlu kita ketahui pada pemakaian memory dengan jumlah yang terlalu besar (melebihi kinerja komputer) biasanya tidak banyak berpengaruh, misalnya jika RAM sudah diatas 4 GB, biasanya peningkatan tidak banyak terlihat. Sebagai contoh Windows 7 biasanya memerlukan paling tidak 2 GB memory, sehingga bagi yang kurang, harus di upgrade agar mendapatkan performa yang bagus, tapi bila kita upgrade memory dalam kasus ini melebihi 4 GB terasa akan terlalu besar, pilihlah besar memory sesuai dengan kebutuhan komputer Anda.

Langkah langkah Upgrade Memory RAM
 
Untuk menambah (upgrade) RAM relatif mudah, lokasi memori RAM terpasang sangat mudah diakses/dijangkau. Kita hanya membutuhkan obeng kembang saja. Kita tinggal mengetahui jenis RAM yang digunakan dan memeriksan apakah masih ada slot kosong untuk memasang RAM atau bisa menggunakan software seperti Speccy untuk mengetahui slot yang kosong dan jenis memory yang dipakai. Yang perlu diperhatikan adalah kesamaan jenis RAM, karena DDR1 tidak akan cocok dengan DDR2, dan DDR2 tidak cocok dengan DDR3. Diperlukan jenis yang sama ketika akan mengupgrade RAM.

Untuk Memory notebook/laptop sedikit berbeda ukurannya dengan RAM desktop komputer (PC), ukuran RAM laptop hanya setengah RAM PC. Ketika membeli di toko komputer bisa menyebutkan dengan SO-DIMM ( small outline dual in-line memory module ).

DIMM merupakan jenis slot untuk Memory. Perlu diketahui RAM mempunyai tipe yang bermacam-macam, misalnya DDR3-6400, DDR3-8500, DDR3-10600 dan lainnya (semakin tinggi, transfer ratenya juga semakin besar). Meskipun untuk tipe yang berbeda masih kompatibel, tetapi RAM akan berjalan dengan tipe yang lebih rendah. Misalnya DDR3-10600 2 GB di gabung dengan DDR3-8500 2GB, jumlah RAM akan bertambah menjadi 4 GB, tetapi kinerja akan menyesuaikan yang terendah (DDR3-8500). 

Jumlah maksimal RAM tergantung pada Motherboard dan juga Sistem Operasi yang digunakan. Untuk sistem operasi 32-bit biasanya tidak mendukung RAM diatas 4GB, sedangkan untuk sistem 64-bit, secara teori dapat mendukung sampai 192 GB RAM (Windows 7 ultimate). Selain itu kadang jumlah maksimal juga dibatasi oleh Motherboard.

Sebelum memasang memori
RAM yang baru, komputer/laptop harus benar-benar dimatikan (shutdown), bukan dalam mode STANDBY atau HIBERNATE. Bila dilakukan dalam mode ini, bisa merusak memori tersebut. Untuk itu, gunakan menu "START | Turn Off Computer | Turn Off", cabut sumber tegangan atau battery laptop pada saat pemasangan.

Get Free Updates
Follow us on:
facebook gplus rss
Poskan Komentar

Google+ Badge