-->

FOLLOW BY EMAIL

Wednesday, 1 February 2017

Kulit Gadis Remaja Ini Bersisik dan Mengelupas


Sekitar Dunia Unik - Kondisi kulit yang kering dan sedikit bersisik, terkadang membuat kita langsung merasa sangat tidak nyaman dan gelisah. Kondisi demikian, tentu saja langsung membuat kita kurang atau bahkan hilang percaya diri. Itu baru terasa kering dan sedikit bersisik, lantas bagaimana jika kondisi kulit kita lebih parah, misalnya sampai mengelupas?


Hal ini dialami oleh seorang gadis remaja asal India bernama Shalini Yadav (16) yang menderita kelainan kulit. Seperti yang dilansir dari laman asiantown.net, kondisi kulit yang bersisik dan mengelupas merupakan kondisi yang langka. Karena penyakit ini pula, Shalini pun 'menerima' julukan sebagai ''manusia ular''. Setiap 45 hari sekali, kulit tubuhnya akan mengeras dan mengelupas. 

Baca juga artikel menarik lainnya : Bahaya Keseringan Mengupil

Untuk mengurangi kondisinya agar tidak bertambah parah, Shalini harus berendam di dalam air sedikitnya selama 1 jam pada pagi, sore dan malam hari. Ia pun harus mengolesi salep pada kulitnya untuk mengurangi rasa sakitnya yang menyiksa. Menurut info yang beredar, kondisi ekonomilah yang menyebabkan ia tidak pernah dibawa dan diperiksa ke klinik atau rumah sakit untuk memperoleh perawatan.

Kulit Gadis Remaja Ini Bersisik dan Mengelupas - Sekitar Dunia Unik
 
Bahkan lebih parahnya lagi, ia pun harus rela dikeluarkan dari sekolahnya, karena rasa ketakutan yang dialami oleh teman-temannya tersebut. Karena kondisinya seperti ini membuat orang-orang di sekitarnya merasa kurang nyaman.

Kulit Gadis Remaja Ini Bersisik dan Mengelupas - Sekitar Dunia Unik

Kulit Gadis Remaja Ini Bersisik dan Mengelupas - Sekitar Dunia Unik




Sang ibu, Devkunwar mengatakan jika kondisi yang dialami oleh anak gadisnya sudah terjadi sejak lahir. "Shalini menderita penyakit ini sejak ia kecil. Kami menemukan beberapa dokter, namun tidak ada satupun yang mampu menyebuhkannya. Kondisinya semakin memburuk. Aku sebagai orang tuanya merasa tidak berdaya setiap kali melihat kulitnya mengelupas. Itu membuatnya sangat kesakitan."

"Penyakit ini tidak membunuh, namun secara perlahan merenggut semua kebahagiaan yang ia miliki. Aku sangat kasihan padanya. Ini benar-benar memprihatinkan," ungkap Devkunwar. Belum dapat diketahui secara pasti apa yang menyebabkan ia menderita kondisi tersebut, bahkan sampai saat ini belum juga ditemukan obat untuk menyembuhkannya.

Semoga lekas sembuh neng....


Get Free Updates
Follow us on:
facebook gplus rss
Comments
0 Comments

No comments:

FOLLOWERS